
Seperti ini gambaran lokasi penemuan Survivor Ismarilianti.
Dibawah tebing batu, hanya saja airnya tidak mengalir. tinggi tebing 12 meter, dibawah tebing ada ceruk kecil, cukup untuk 3 orang.
ini dalah sebuah blog yang memuat cerita dibalik persahabatan antara manusia dengan alam. betapa banyak kisah yang terjadi dibalik persahabatan itu. beberapa kisah menjadi abadi dalam goresan pena dan tinta. sekarang, teknologi memudahkan kita untuk dapat membaca kisah-kisah yang menarik tersebut. salah satunya saya persembahkan sebagian kisah yang saya alami selama persahabatan saya dengan alam. semaoga dapat bermanfaat bagi anda. Selamat Membaca


Meminjam judul lagunya Ebiet G Ade, "Lagu untuk Sebuah Nama", begitulah yang terjadi. Aku begitu terdominasi oleh nama itu, ISMARILIANTI. bahkan beberapa waktu setelah tragedi itu, nyaris saja aku tidak dapat menguasai hdupku. Aku nyaris Gila. beberapa orang bahkan sempat memergoki aku sedang bicara sendiri.Hmmm...??
Ismarilianti kami temukan dibawah sebuah tebing seperti air terjun yang tidak teraliri air. saat itu kondisinya terlihat sangat kritis. tidak mampu merespon suara dan terus mengerang. sangat memilukan!. kami tahu dia terserang Hypothermia.
Hampir 8 tahun yang lalu, tepatnya bulan Februari 2001, sebuah peristiwa besar telah mengubah hidupku, juga segenap perasaanku. Aku kehilangan begitu banyak tenaga dan pikiran, bahkan nyaris kehilangan akal sehatku.